Sewa Mobil Dari Surabaya Ke Jember

Harga Sewa mobil ke Jember dari Surabaya mobil Avanza, Mobilio dan mobil yang sekelas Rp 500 000 perhari, minimal 2 hari. Sudah termasuk sopir. Belum termasuk bensin, toll dan parkir. Toll dari Surabaya ke Jember langsung tidak ada, hanya sampai di Probolinggo. Surabaya ke Jember bisa ditempuh 4 - 5 jam melalui jalur Probolinggo Lumajang dengan kecepatan normal. Ada 3 jalur dari Surabaya ke Jember. Pertama melalui Lumajang. kedua melalui Arak-arak dengan nuansa pegunungan. yang ketiga melalui Situbondo yang terkenal dengan pantai Pasir Putih Beach. Saat ini jalan tol ke arah timur sedang dikerjakan. baru selesai sampai Pantai Bentar Probolinggo. Jalan tol langsung ke Kota Jember tidak ada, harus melalui Situbondo. Dari Situbondo ke Jember 97 KM dengan jarak tempuh 2 jam 15 menit. Jalur terdekat ke Jember dari Surabaya tetap melalui Lumajang. Jalan tol bisa ditempuh sampai di Kota Probolinggo. dari Probolinggo lewat jalur biasa dengan jarak tempuh 2 jam 15 menit. 99 Km. Kepadatan cenderung macet dari arah Probolinggo ke Lumajang. Selanjutnya perjalanan lancar. Hindari berhenti di Jalan Antara Probolinggo Lumajang Karena tempatnya cenderung sepi untuk menghindari kejahatan.

Jember pernah mendapat julukan kota Administratif namun tahun 2001, julukan itu dihapus. Sampai saat ini, julukan yang tetap menempel adalah Kota Pelajar. Jember memiliki lambang logo kabupaten Jembar

Jember pernah mendapat julukan kota Administratif namun tahun 2001, julukan itu dihapus. Sampai saat ini, julukan yang tetap menempel adalah Kota Pelajar. Jember memiliki lambang logo kabupaten Jembar Lambang tersebut memiliki makna sebagai berikut

Padi dan Kapas

melambangkan kesuburan kota jember dengan sandang pangan. kota jember memang daerah subur dengan curah hujan yang tinggi. tanaman apa saja bisa tumbuh karena curah hujan yang diimbangi sinar matahari.

Carya Dharma Prajamukti

Berkarya dan dharma atau mengabdi bagi kepentingan bangsa dan negara. berkarya sesuai dengan dengan keahlian dan pengetahuan mereka untuk kepentingan bangsa dan negara. Jangan jadi bangsa yang yang pemalas. jadilah bangsa yang berguna bagi negara.

Gedung Bangunan Pemda

Menggambarkan pusat pemerintahan kota Jember dikendalikan di gedung ini.

Segi Lima Warna Putih

Adalah lambang negara kita Pancasila yang merupakan dasar negara bagi bangsa indonesia.

Daun Perisai

Adalah lambang keamanan dan kedamaian dengan menjunjung tinggi kejujuran. Warna merah adalah lambang keberanian membela yang benar juga tegas dalam mengambil keputusan bagi aparat pemerintah daerah dengan mengutamakan keadilan, Sedangkan warna kuning menunjukkan kebijaksanaan dan profesional dalam melaksanakan tugas yang bertanggung jawab.

Bintang Segi Lima

Bermana ketuhanan yang maha esa dengan tetap menjunjung tinggi dasar negara kita.

Daun tembakau

Kota Jember selain penghasil Perkebunan juga merupakan penghasil tembakau yang banyak mendatangkan devisa bagi negara. Sewa mobil Surabaya Venusrentcar akan berkeliling bersama anda ke tempat wisata di Jember.

Tempat Wisata Di Jember

Jember punya banyak tempat wisata, yang paling menarik perhatian wisatawan adalah pantainya yang indah. beberapa tempat wisata di Jember bisa anda kunjungi

Pantai Bandealit

Terletak di Taman Nasional Meru Betiri. Kita akan urai mulai dari perjalanan menuju pantai ini. Sewa mobil Surabaya sepanjang perjalanan menemui pemandangan yang sangat indah mulai dari bentangan sawah yang luas dan hijau ditambah hijaunya kebun tembakau membuat pemandangan sejuk di mata. kita juga akan bertemu pohon karet, kopi dan pohon coklat yang tidak ditemui di kota. Setelah melalui pemandangan yang indah, kita akan sampai di pos pertama Andongrejo. Selanjutnya naik menggunakan mobil yang ada disini. Sepanjang perjalanan akan ditemui pohon pohon besar alami dan beberapa binatang liar termasuk monyet lutung, kita juga akan melalui kawasan Rafflesia Zollingeriana di tengah perjalanan. Perjalanan dilanjutkan dengan menyebrangi sungai kecil dengan mobil.

Setelah sampai di Pantai Bandealit, kita akan menikmati indahnya pantai yang berpasir bersih. di pantai ini juga ada muara yaitu pertemuan antara air tawar dan air asin. anda bisa menggunakan kano untuk berputar putar dan menikmati indahnya muara. Ombaknya pastilah besar karena pantai ini masuk kawasan pantai selatan.

Pantai Papuma

Terdapat di desa Lojejer kecamatan Wuluhan. Dari kota Jember kearah selatan sekitar 45 km. Yang menarik, kalau anda pakai GPS dan akan tiba di lokasi, pasti bertanya-tanya, mana pantainya? kok kita dikelilingi gunung. Pantainya ada dibalik gunung itu. Dipantai ini dijamin anda tidak akan kepanasan karena banyak pepohonan yang akan menaungi juga menambah sejuknya tiupan angin pantai. Jika kehausan, banyak pedagang es degan di sekitar pantai. Sambil minum es degan diiringi oleh Deburan ombak seakan memberitahu tahu kita bahwa kita berada di pantai laut selatan. Tujuh karang besar menjulang di pantai, inilah ciri khas dari pantai Papuma.

Pantai Watu Ulo

Hal yang perlu diperhatikan di pantai ini adalah Dilarang mandi di pantainya karena memang sudah ada tulisan peringatan disana dan sering dilanggar sehingga kejadian yang tidak diinginkanpun terjadi, beda dengan pantai tetangga Papuma. Disini anda bisa mandi. Jaraknya berdekatan dengan pantai Papuma, sekitar 1.5 km.

Banyak mitos tetang Watu ulo. Dari nama hingga legenda dan ada beberapa versi tentang mitos Watu Ulo tapi tapi keindahan pantai Watu ulo tidak kalah dengan seru dengan mitosnya, untuk legenda dan mitos tentang watu ulo, bisa di dengar sendiri dari masyarakat sekitar dan penjaga pantai.

Pantai Puger

Rekreasi sambil belanja di pantai ini mengasyikkan, ombaknya sangat mengesankan, bergulung gulung indah sekali. Pemandangan ini menunjukkan ciri khas pantai puger tapi jangan lupa hal yang perlu diperhatikan; Jangan mandi di pantai walaupun ombaknya kelihatan tenang dan selalu gunakan alas kaki karena letak keindahan pantai ini terletak pada ombak dan karang ditepian pantai juga pemandangan perbukitan. Selalu mengawasi anak anda agar jangan mandi di pantai. Berbeda dengan pantai lainnya, disini ada banyak nelayan sehingga kita bisa belanja ikan segar yang sulit didapat di kota. Keindahan alamnya masih alami, pemandangan bukit menambah romantis panorama. Pantai Puger juga punya mitos seperti yang pantai lainnya. kalau ingin mendengar langsung tentang mitos pantai puger, anda bisa datang pada hari kamis malam karena banyak masyarakat yang datang pada hari tersebut sehubungan dengan mitos.

Air Terjun Tancak tulis

Jember memiliki wisata alam yang luar biasa, salah satunya Air Terjun Tancak di lereng kaki gunung Argopuro. orang sekitar menyebut air terjun dari langit. lokasinya masih asri dan agak sulit menempuh perjalanan ke air terjun. Kita harus melewati bebatuan, jembatan tua, sungai dan kebun kopi. Air terjun ini sangat asri belum ada renovasi maupun perbaikan untuk air terjun, semua asli dari alam.

Air Terjun Damar Wulan

Lokasinya di desa Sumber Salak, kecamatan lodokombo. Untuk mencapai lokasi, kita harus melewati persawahan, anak sungai dengan air yang jernih. setelah kurang lebih 30 menit kita berjalan akan sampai di Air terjun damar wulan. Air terjun bertingkat dari satu mata air dengan kejernihan yang membuat kita terpesona dengan kejernihannya karena aliran datang dari mata air langsung bukan aliran sungai.

Pemandian Puncak Rembangan

Lokasinya 9km ke arah utara dari kota jember yang berada di puncak rembangan. Pesona alamnya sangat indah karena lokasi yang berada di puncak gunung. Untuk keluarga yang berlibur disini, sudah tersedia hotel yang tidak terlalu mahal.

Pemandian Kebon Agung

Lokasinya sesuai dengan nama yaitu di Kebon Agung, kecamatan Kaliwates. Airnya berasal dari mata air langsung, orang menyebutnya nata air Watu Remuk.

Tempat Bersejarah Di Jember

Candi deres

Terdapat di desa Purwoasri, kecamatan Gumukmas. bangunannya bernuansa Majapahit. Ditemukan pada tahun 1980an. Dibangun pada masa Hayam Wuruk. Saat itu mengadakan tour keliling jawa timur. Jangan lupa kalau ke Jember mampir disini karena alamnya sangat ramah dan asri karena terletak di persawahan. Rental Mobil Surabaya siap mengantar anda kesini

Situs Menhir Duplang Kamal Arjasa

Merupakan peninggalan zaman megalitikum yang tersebar mengisi situs purbakala Duplang di kecamatan Arjasa, jember. Menhir adalah batu tegak yang digunakan sebagai tempat pemujaan untuk arwah leluhur. Cobalah datang ke tempat ini, akan ada pertanyaan dibenak tentang keberadaan bangsa indonesia yang katanya; keberadaan bangsa indonesia paling baru tapi situs ini akan merubah pikiran anda.

Patung Triumviraat

Patung ini akan terlihat jika anda memasuki kampus Universitas Negeri Jember dari gebang utama. Patung dengan tiga pemuda berdiri tegap. Dia adalah dr. Raden Achmad, Raden Th. Soengedi dan Muhammad Soerachman.

Sejarah Kota Jember

Perjuangan Jember melawan penjajah diwarnai oleh heroisme pejuang lokal dan tentara nasional. Tokoh seperti Bura, seorang pendekar dari Desa Jatian, dikenal berani melakukan perlawanan gerilya dengan kemampuan bela diri yang luar biasa tanpa seragam militer resmi. Puncak perlawanan bersenjata terjadi pada masa Agresi Militer Belanda, di mana Brigade III Damarwoelan di bawah komando Letnan Kolonel Mochammad Sroedji memegang peran penting. Letkol Sroedji bersama Residen Militer Besuki, Letkol dr. Soebandi, memimpin perjuangan di berbagai palagan.

Dalam pertempuran terakhir di Desa Karang Kedawung, Letkol Soebandi gugur mendahului Letkol Sroedji saat sedang memberikan pertolongan medis. Meski terluka parah, Letkol Sroedji terus mengamuk menyerang pasukan Belanda hingga akhirnya gugur sebagai kusuma bangsa. Kini, kepahlawanan beliau diabadikan melalui monumen dan penamaan fasilitas publik, seperti Rumah Sakit dr. Soebandi di Jember. Semangat perlawanan rakyat Jember semakin membara ketika Belanda melancarkan agresi militer. Pasukan di bawah komando Sroedji menerapkan strategi gerilya yang efektif, membuat penjajah kesulitan melacak pergerakan mereka. Daerah-daerah seperti Karang Kedawung menjadi saksi bisu pertempuran sengit yang menguji ketahanan mental dan fisik para pejuang. Meskipun menghadapi tekanan berat dari militer Belanda, laskar rakyat dan tentara terus bertahan dan melakukan serangan balasan yang menyulitkan musuh. Tentu, perjuangan Jember melawan penjajah sangat heroik, terutama saat Agresi Militer Belanda yang melibatkan tokoh-tokoh hebat. Ada Letnan Kolonel Mochammad Sroedji yang memimpin pasukan di wilayah tersebut.

Awalnya, Jember hanyalah distrik kecil di bawah administrasi daerah sekitar pada masa kolonial Belanda. Titik balik kemajuan dimulai saat Jember berkembang menjadi pusat perkebunan tembakau kualitas dunia. Masuknya modal asing ini mengubah wajah Jember secara drastis dan memicu migrasi besar-besaran tenaga kerja, terutama dari suku Madura dan Jawa, yang kemudian melahirkan akulturasi budaya unik yang dikenal sebagai Pandalungan. Secara administratif, Jember resmi terpisah dari ikatan Bondowoso dan menjadi kabupaten sendiri pada tanggal 1 Januari 1929. Seiring berjalannya waktu, Jember terus berkembang menjadi pusat pendidikan dan inovasi pertanian, khususnya melalui penelitian kopi dan kakao. Kita bisa melihat pertumbuhan Jember saat ini sebagai perpaduan unik antara modernisasi dan tradisi. Perekonomian daerah tidak hanya ditopang oleh perkebunan, tapi juga berkembang melalui sektor pariwisata dan pusat-pusat kegiatan ekonomi lokal. Budaya Pandalungan yang kuat terus dijaga melalui berbagai seni budaya, seperti Jember Fashion Carnaval yang kini mendunia. Modernisasi ini juga didukung oleh fasilitas publik yang semakin baik dan konektivitas antarwilayah yang lebih terintegrasi.

Setelah kemerdekaan, Jember semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi di wilayah timur Jawa. Keberagaman etnis yang datang selama masa kolonial, terutama dari Madura dan Jawa, berpadu membentuk identitas budaya Pandalungan yang kaya.

Di sektor ekonomi, Jember melakukan diversifikasi yang signifikan. Selain perkebunan tembakau, kopi, dan kakao yang tersohor, muncul sektor perdagangan dan jasa yang berkembang pesat. Hal ini juga didorong oleh status Jember sebagai kota pendidikan. Berdirinya universitas besar menarik banyak mahasiswa dari luar daerah, yang mengubah dinamika sosial dan pemudaan di sana.

Pada era modern, Jember juga berhasil menempatkan diri dalam peta budaya dunia melalui Jember Fashion Carnaval. Acara ini membuktikan bahwa Jember bisa berkreasi dan dikenal global dengan tetap berpijak pada akar budayanya sendiri. Sampai saat ini, Jember terus berbenah meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakatnya. Pemerintah daerah saat ini terus fokus pada pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata dan fasilitas umum. Fokus ke depan juga meliputi penguatan sektor pertanian dengan teknologi modern untuk menjaga nilai ekspor komoditas unggulan. Selain itu, pelestarian nilai-nilai budaya Pandalungan menjadi prioritas dalam menjaga identitas masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi.