Sewa Mobil Dari Surabaya Ke Pura Luhur Giri Arjuna Batu Malang

Venusrentcar

+6285235980484

Harga Sewa mobil Surabaya Batu Malang ke Pura Luhur Giri Arjuna Rp 5000 000 perhari. harga sudah termasuk mobil Avanza dan supir. Harga belum termasuk bensin, tol dan parkir. Sedangkan Innova Reborn Rp 700 000 perhari. Harga sudah termasuk mobil Innova Reborn dan supir. Harga belum termasuk bahan bakar, tol dan parkir. Pemakaian bahan bakar disesuaikan pemakaian. Perjalanan dari Surabaya ke Pura Giri Arjuna 2 Jam 26 menit. Jarak tempuh 118,5 km Via jalan tol. Jika ingin panorama yang bagus selama perjalanan, anda bisa melalui jalaur Cangar.

Sewa mobil Surabaya Venusrentcar saat ini berada di Pura Luhur Giri Arjuna untuk berbagi pengetahuan dengan anda. Dari kota batu sekitar 12 km arah utara ke Dusun Junggo dan terus menuju utara hingga memasuki gapura pura di Desa Tulungrejo. Setelah melewati jalanan menanjak sepanjang 3 km, akan terlihat bangunan Pura Luhur Giri Arjuno pada sisi sebelah kiri jalan. Pembangunan Pura ini berawal dari adanya pesanggrahan Umat Hindu yang ada di sekitar Wilayah Desa Tulungrejo.Pura Luhur Giri Arjuna tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah Umat Hindu di Kota Batu.Tetapi, Pura ini menjadi jujukan bagi umat Hindu dari kawasan Jawa Timur hingga Pulau Bali untuk melakukan persembahyangan dan berbagai kegiatan keagamaan. Selain agama Hindu, ada juga pengunjung yang datang untuk wisata sekedar penambah pengetahuan tentang kekayaan indonesia.

Lokasinya berada di lereng Arjuna dengan panorama kebun apel dan keindahan alam yang mempesona. tidak diragukan lagi kalau didaerah pure ini memiliki keindahan alam alami. Pura Luhur Giri Arjuno menjadi sumber inspirasi bangkitnya umat Hindu di tanah Jawa, khususnya di Jawa Timur.

Setelah tiba di lokasi kita bisa melihat candi yang sangat artistik dengan bagunan khas Jawa. Suasana disini sangat tertata rapi, kita juga bisa melihat nista mandala di pura ini juga sangat asri. sekarang kita akan memasuki areal utama mandala, terdapat tiga pelinggih utama. Yakni pelinggih Padmasana yang posisinya berada di tengah. Di samping kirinya adalah pelinggih Rambut Sedana dan di sebelah kirinya pelinggih Panglurah. Sedangkan di pelinggih belakang ada pelinggih Budha.

Pura Luhur Giri Arjuna terletak di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Pura ini dibangun pada akhir tahun sembilan puluhan dan berada tepat di lereng Gunung Arjuno, dikelilingi oleh perkebunan apel yang asri dengan udara yang sejuk dan pemandangan pegunungan yang menawan. Tempat ibadah ini dikenal sebagai yang terbesar di Kota Batu dan menawarkan suasana yang tenang untuk beribadah. Selain sebagai pusat kegiatan keagamaan seperti Nyepi dan Galungan, pura ini juga menjadi tempat wisata religi yang menarik bagi masyarakat umum untuk menikmati keindahan alam dan ketenangan sekitarnya.

Dari sisi arsitektur, pura ini sangat kental dengan gaya Bali, yang dipadukan harmonis dengan pemandangan pegunungan Jawa. Terdapat beberapa area pelinggih atau bangunan suci yang digunakan untuk pemujaan berbagai dewa, dengan suasana yang didominasi oleh ketenangan dan kesucian. Selain itu, banyak pengunjung yang datang untuk merasakan "taksu" atau aura spiritual yang kuat, terutama saat cuaca cerah ketika Gunung Arjuno tampak megah dan jelas dari area pura.

Saat berkunjung ke Pura Luhur Giri Arjuna, penting untuk selalu mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Bagi pengunjung, biasanya disediakan selendang atau sarung khusus untuk diikatkan di pinggang sebagai tanda penghormatan. Anda juga diharapkan menjaga ketenangan dan tidak berisik selama berada di area pura. Hindari mengambil foto di area utama persembahyangan saat upacara sedang berlangsung, dan selalu Ikuti petunjuk dari pengurus pura setempat. Sebagai tempat ibadah, pura ini juga menjadi lokasi perayaan hari raya besar umat Hindu. Misalnya, upacara Nyepi, Siwaratri, dan Saraswati sering kali dilaksanakan di area Pura Giri Arjuna. Sementara untuk Galungan dan Kuningan, biasanya berlangsung di Pura Indrajaya yang juga berada di kompleks yang sama, memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi umat yang hadir.

Gunung Arjuno sendiri dianggap sebagai tempat yang suci, berkaitan dengan kisah pewayangan tentang Arjuna yang melakukan pertapaan. Hal ini memberikan nilai magis dan spiritual yang tinggi bagi pura tersebut, menjadikannya destinasi ziarah yang sangat sakral bagi umat Hindu di Jawa dan sekitarnya. Setiap sudut pura dirancang untuk mendukung keheningan dan kekhusyukan dalam beribadah dan bermeditasi. Untuk mencapai lokasi, Anda melintasi jalanan desa yang dikelilingi perkebunan apel, khususnya di daerah Junggo, yang udaranya sejuk dan jalannya cukup berbatu sehingga disarankan menggunakan kendaraan yang tangguh. Di dekatnya, Anda juga dapat mampir ke Pasar Oro-oro Dowo untuk mencari buah segar seperti apel manalagi khas Batu. Secara keseluruhan, Pura Luhur Giri Arjuna bukan hanya tempat ibadah yang megah dan penuh sejarah, tetapi juga destinasi wisata religi yang menawarkan ketenangan jiwa di tengah keindahan alam lereng Gunung Arjuno. Kunjungan ke sini memberikan pengalaman spiritual yang mendalam sekaligus menyegarkan pikiran dengan udara pegunungan yang segar. waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi hari saat cuaca belum berkabut, sehingga Anda bisa menikmati pemandangan Gunung Arjuno dengan sempurna. Pastikan juga untuk memeriksa jadwal upacara keagamaan jika Anda ingin menyaksikan kegiatan ibadah secara langsung.