Sewa Mobil Dari Surabaya Ke Situs Karuman Tlogomas Malang

Venusrentcar

Harga sewa mobil Surabaya ke situs Karuman Tlogomas Malang, sama dengan sewa mobil ke Malang. Hiace Premio Rp 1 500 000. Hiace Commuter Rp 1 400 000. Hiace Luxury 1 750 000 Sudah termasuk Driver, bahan bakar, tol. Belum termasuk parkir. Mobil Avanza Rp 500 000 sudah termasuk Mobil Avanza dan supir. Harga belum termasuk bensin Toll dan Parkir. Harga sewa sudah termasuk keliling kota Malang. kalau bermalam, harga sama terhitung per hari. Mobil Innova Reborn Rp 700 000 sudah termasuk mobil dan sopir, belum termasuk bahan bakar, tol dan parkir. Lokasinya berdekatan dengan Taman Rekreasi Tlogomas. Untuk kendaraa lain, silahkan hubungi Venusrentcar.

Alamat Kampung Tlogomas Gang 8, Jalan Baiduri Sepuh No. 27, Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Situs Karuman Tlogomas Malang adalah tempat bersejarah berupa situs peninggalan kerajaan Singosari tentang Ken Arok sebagai pendiri singasari. Temapt ini merupakan tempat tinggalnya Ken Arok waktu masih kecil. Tempat ini adalah tempat masa kecilnya Ken Arok bersama bapak angkatnya Bango Samparan. Setelah beranjak dewasa, Ken Arok meninggalkan Bango Samparan karena tidak cocok dengan sausara sausara tirinya. kemudian hidup Ken Arok berkelan.

Situs Karuman dikenal dengan nama Situs Watu Gong Tlogomas adalah situs budaya peninggalan amasa Klasik Hindu Buddha. Situs ini menjadi bukti penting bahwa kawasan Tlogomas dan sekitarnya merupakan wilayah pemukiman kuno yang padat dan religius sejak era Kerajaan Kanjuruhan hingga Kerajaan Majapahit.

Peninggalan disitus ini berupa Watu Gong (Batu Gong): Temuan yang paling ikonik di situs ini adalah sebuah batu berbentuk menyerupai gong. Secara arkeologis, batu ini sebenarnya merupakan umpak atau landasan tiang bangunan kayu berukuran besar. Keberadaan umpak ini menandakan bahwa di lokasi tersebut dulunya pernah berdiri sebuah bangunan suci atau balai pertemuan yang penting. Peninggalan berupa Yoni. Ditemukan juga sebuah yoni yang kondisinya sudah tidak utuh lagi. Fragmen Bata Kuno: Di sekitar lokasi sering kali ditemukan sebaran bata merah kuno berukuran besar, khas struktur bangunan masa kekerajaan Jawa Timur.

Situs Karuman berada di Kelurahan Tlogomas, Malang, adalah sebuah punden desa yang erat kaitannya dengan legenda Ken Arok dan cikal bakal berdirinya Kerajaan Singasari. Di dalam situs ini, terdapat petilasan yang diyakini sebagai tempat pertapaan atau pemujaan, serta batu-batu andesit kuno yang diduga sebagai yoni atau bagian dari candi. Tempat ini juga disakralkan oleh warga setempat sebagai tempat untuk memohon keberkahan dan juga tempat ditemukannya beberapa artefak bersejarah. Situs Karuman diyakini sebagai sisa-sisa pemukiman kuno yang memiliki hubungan erat dengan sejarah awal Kerajaan Singasari. Nama Karuman sendiri tercantum dalam Kitab Pararaton sebagai tempat bermukimnya Ken Arok sebelum ia menjadi raja. Di area situs saat ini, pengunjung dapat menemukan berbagai fragmen penting seperti Yoni, arca Lembu Nandi tanpa kepala, serta beberapa lingga semu yang kini difungsikan sebagai nisan. Keberadaan batu bata merah kuno yang masih terpendam di dalam tanah juga menjadi indikasi adanya bangunan candi di masa lalu. Selain itu, wilayah ini dikenal kaya akan sumber air artesis, yang memperkuat dugaan bahwa situs ini memiliki kaitan fungsional dengan petirtaan atau tempat pemandian suci pada zaman dahulu. Untuk merawat situs ini, warga sekitar telah melakukan beberapa perbaikan seperti membangun tembok pembatas pada awal tahun dua ribuan. Hingga saat ini, Situs Karuman tetap dipelihara dengan baik dan menjadi salah satu cagar budaya yang penting bagi masyarakat Malang dan juga sebagai destinasi wisata sejarah. Keberadaan situs ini juga menjadi bukti nyata dari jejak peradaban masa lalu di Jawa Timur dan memperkaya wawasan sejarah lokal mengenai kerajaan-kerajaan besar di Nusantara.

Saat ini Situs Karuman juga sering menjadi perhatian dalam penelitian arkeologi untuk mengungkap lebih banyak data mengenai kehidupan masyarakat di masa Kerajaan Singasari dan Kadiri. Pengunjung yang datang dapat menikmati suasana yang tenang dan asri, sekaligus mempelajari sejarah langsung di lokasi bersejarah ini. Situs ini juga menjadi tempat edukasi yang baik bagi siswa dan masyarakat umum. Pelestarian situs ini memerlukan partisipasi aktif dari berbagai kalangan untuk memastikan nilai sejarahnya tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Pemerintah daerah bersama para arkeolog terus melakukan kajian untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai fungsi sebenarnya dari masing-masing artefak yang ditemukan di area situs tersebut.

Pengembangan situs Karuman ke depannya direncanakan untuk menjadi kawasan wisata budaya yang lebih tertata, dengan tetap menjaga keaslian dan kesakralan area punden tersebut. Keseluruhan situs ini menjadi jembatan sejarah yang menghubungkan generasi saat ini dengan akar budaya dan kejayaan masa lalu di kawasan Malang. Ke depan, diharapkan penelitian lebih lanjut dapat mengungkap lebih banyak artefak dan informasi yang lebih jelas mengenai peradaban di sekitar Situs Karuman. Masyarakat setempat juga aktif mengadakan kegiatan kebudayaan dan upacara adat di situs ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan upaya pelestarian budaya lokal.