Sewa Mobil Surabaya Ke Keraton Sumenep

Venusrentcar

+6285235980484

Harga sewa mobil dari surabaya ke Keraton Sumenep minimal pemakaian 2 hari. Jalau cuma sehari sangat bahaya karena belum ada jalan tol. Mobil Innova Rp 750 000 Sudah termasuk driver. Harga tidak termasuk Bbm, tol dan parkir. Untuk mobil Avanza Rp 550 000. Mobil dan Driver. Belum termasuk tol, bensin dan parkir. Untuk jenis kendaraan lain, bisa hubungi Customer Service kami. Jika anda sudah berada di Sumenep, tidah ada tambahan biaya lagi karena harga ikut biaya sewa mobil ke Sumenep.

Museum Keraton Sumenep itu awalnya merupakan pusat pemerintahan pada masa pemerintahan Tumenggung Arya Nata Kusuma atau Panembahan Sumolo pada tahun 1762. Bangunan keraton ini dirancang oleh arsitek berkebangsaan Tiongkok, Louw Phia Ngo, yang memadukan gaya arsitektur Islam, Eropa, Tiongkok, dan Jawa secara harmonis. Di dalamnya, kita bisa melihat berbagai koleksi bersejarah peninggalan raja-raja Sumenep, seperti kereta kencana, Al-Qur'an raksasa tulisan tangan Sultan Abdurrahman, dan barang-barang keramik hadiah dari berbagai kerajaan.  Museum Keraton Sumenep terbagi menjadi tiga bangunan utama. Bangunan pertama, atau Museum Kencana Keraton, menyimpan kereta kencana, kursi pertemuan, dan tempat tidur raja. Lalu, Museum kedua dulu adalah kantor raja yang disebut Kantor Koneng, di mana terpajang foto-foto lama dan benda-benda budaya. Terakhir, ada gedung meditasi, tempat Al-Qur'an raksasa tulisan tangan Sultan Abdurrahman disimpan.

Selain Al Quran raksasa, ada koleksi menarik lainnya seperti Kereta Kencana Melor yang terbuat dari kayu jati, hadiah dari Kerajaan Inggris. Ada juga sarana pengadilan dari masa pemerintahan Bindara Saod pada tahun 1750 hingga 1762. Di museum ini juga terdapat koleksi keramik Tiongkok, termasuk pot bunga dan piring nasi yang menjadi simbol hubungan diplomatik antara Kerajaan Sumenep dan berbagai negara sahabat pada masa lalu.

Koleksi lainnya termasuk meja rias marmer yang digunakan oleh para putri raja, serta stempel kerajaan yang dulunya digunakan untuk mengesahkan berbagai dokumen resmi kerajaan. Ada juga koleksi senjata tradisional seperti keris dan tombak yang tersimpan dengan baik, serta perhiasan tradisional yang menggambarkan kehidupan sosial dan seni kriya masyarakat Madura.

Selain koleksi di dalam museum, pengunjung juga bisa menikmati keindahan Taman Sare, yaitu pemandian putri keraton yang terletak di area belakang kompleks keraton, sebagai bagian dari arsitektur yang harmonis. Museum ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan pelestarian sejarah, di mana masyarakat dan wisatawan dapat belajar tentang kejayaan masa lalu dan nilai-nilai budaya Madura.